Pages

Jumat, 26 Desember 2014

SEJARAH INDONESIA


             Pada tahun 1596 merupakan babak awal tertanamnya pengaruh barat di bumi Indonesia. Berdirinya VOC pada tahun 1602 merupakan tonggak monumental jatuhnya Nusantara pada Belanda secara ekonomis dan politis, ketika kekuasaan Belanda di Indonesia mulai rapuh berpindah tangan ke bangsa Jepang, kemejuan Jepang dalam politik dan ekonomi yang istimewa tahun 1890 telah mendatangkan Amerika Serikat dan negara sukutunya di Eropa, Jepang berhasil menaklukkan Cina dan Rusia. Pada tanggal 10 Januari 1942 penyerbuan Jepang ke Indonesia tanggal 8 Maret 1942 pihak Belanda di Jawa menyerah. Dalam suasana peperangan di Asia pasifik inilah, seorang tokoh yang bernama Soekarno berhasil memanfaatkan situasi hingga melahirkan proklamasi kemerdekaan Indonesia.    

Orde Lama berlangsung dari tahun 1945 hingga 1968. Dalam jangka waktu tersebut, Indonesia menggunakan bergantian sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi komando, Di saat menggunakan sistem ekonomi liberal, Indonesia menggunakan sistem pemerintahan parlementer. Presiden Soekarno di gulingkan waktu Indonesia menggunakan sistem ekonomi komando. Orde lama adalah sebutan bagi orde pemerintahan sebelum orde baru yang dianggap tidak melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen yang ditandai dengan diterapkannya Demokrasi Terpimpin di bawah kepemimpinan Soekarno. Beberapa peristiwa pada Orde Lama yang mengaburkan identitas nasional kita adalah;Pemberontakan PKI pada tahun 1948, Demokrasi Terpimpin, Pelaksanaan UUD Sementara 1950, Nasakom dan Pemberontakan PKI 1965.Pada masa orde lama banyak sekali terjadi perubahan-perubahan system pemerintahan dan gejolak-gejolak serta pemberontakan akibat dari system pemerintahan yang tidak stabil tersebut
.
Orde Baru adalah suatu tatanan seluruh perikehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakkan kembali kepada pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Orde Baru adalah suatu orde yang mempunyai sikap dan tekad untuk mengabdi pada kepentingan rakyat dan nasional dengan dilandasi oleh semangat dan jiwa Pancasila serta UUD 1945. Lahirnya Orde Baru diawali dengan dikeluarkannya Surat Perintah 11 Maret 1966. Dengan demikian Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) sebagai tonggak lahirnya Orde Baru. Orde Baru hadir dengan semangat "koreksi total" atas penyimpangan yang dilakukan oleh Soekarno pada masa Orde Lama.Orde Baru berlangsung dari tahun1966 hingga 1998. Pada masa ini, awalnya Demokrasi di Indonesia mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Tetapi perkembangannya, kehidupan di era Orde Baru ini tidak jauh berbeda dengan era sebelumnya. Sistem Pemerintahan Presidensial lebih ditonjolkan. Atau bisa dikatakan kekuasaan diktator. Kemudian Demokrasi Pancasila yang dicetuskan pada masa ini.

Banyak hal yang mendorong timbulnya reformasi pada masa pemerintahan Orde Baru, terutama terletak pada ketidakadilan di bidang politik, ekonomi dan hukum. Tekad Orde Baru pada awal kemunculannya pada tahun 1966 adalah akan melaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegaraMomen turunnya Suharto wakil presidennya Habibie, segera di sumpah sebagai presiden Indonesia ketiga, Wiranto kemudian memberikan pernyataan bahwa ABRI juga akan tetap melindungi keluarga Suharto serta secara Impisit melindungi kekayaannya. Masa-masa kekuasaan Suharto berakhir dengan bencana dan aib. 

Selama Habibie menjabat 17 bulan menjadi presiden ke tiga indonesia, dia memperkenalkan reformasi yang menjalin sebuah masyarakat yang demokratis, adil, dan terbuka.   Tetapi kebobrokan ekonomi yang terus mendera, kekerasan sosial, kekerasan politik yang tiada henti, serta keraguan yang meluas menyangkut kejujuran dan legetimasi pemerintah merongrong harapan reformasi tersebut. Sejak Oktober 1999 Habibie digantikan oleh Abdurrahman Wahid sebagai presiden ke empat Indonesia. Sebagai pemimpin dia menunjukkan kecerdasan yang memuka, kehangatan, keterbukaan,kometmen pada pluralisme, dan menentang terhadap dogmatisme, tapi yang menjadi sebuah aral Abdurrahman Wahid sangat sulit mencari orang-orang yang jujur dan kompeten untuk bekerja dalam pemerintahannya.